|
Tuesday, 24 January 2012 00:58 |
|
Tingginya kuantitas jenis pekerjaan cetak multicolour, seperti annual reports, brosur, material marketing, dan poster display, yang membutuhkan kesan artistik atau mewah serta tahan terhadap pengaruh perubahan lingkungan, seperti debu/polusi, air hujan, dan sinar matahari yang dapat menimbulkan kepudaran warna, menjadikan mesin UV Varnish incaran pengusaha percetakan dari berbagai daerah di tanah air.
|
|
Monday, 23 January 2012 03:26 |
|
SUKUN GROUP merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang industri, antara lain industri rokok, industri tekstil, transportasi, meubelair / perkayuan dan ekspor–impor. Sedangkan Sukun Druck adalah salah satu anak perusahaan SUKUN GROUP yang bergerak di bidang industri percetakan. dengan visi dan misi tersendiri.
Sesuai dengan induk perusahaannya, SUKUN DRUCK berstatus sebagai perusahaan perseorangan. dengan total karyawan mencapai 300 orang. Sedangkan SUKUN GROUP secara keseluruhan mempekerjakan sekitar 13.000 orang karyawan.
|
|
Sunday, 22 January 2012 05:09 |
|
Drupa, pameran terbesar di dunia untuk industri percetakan, akan kembali digelar untuk yang ke-14 kalinya di Dusseldorf Jerman pada tanggal 3-16 Mei 2012. Pameran empat tahunan ini akan menghadirkan mesin-mesin dan teknologi percetakan mutakhir untuk media cetak koran, majalah hingga jenis produk lainnya. Menjelang pameran, Messe Dusseldorf, selaku penyelenggara pameran Drupa, melakukan roadshow ke 40 negara di dunia, termasuk Indonesia.
Khusus untuk Indonesia, Messe Dusseldorf bekerja sama dengan PT WAKENI (Wahana Kemalaniaga Makmur), mengadakan presentasi pada pertengahan November bulan lalu di Jakarta. Acara ini dihadiri sekitar 70 orang peserta yang datang dari para pelaku industri penerbitan dan percetakan dari Pulau Jawa.
|
|
Saturday, 21 January 2012 00:10 |
|
PENDAHULUAN
Industri percetakan yang strategis dan menjadi salah satu bagian dari industri kreatif merupakan industri yang menuntut kreativitas dan keuletan untuk mencapai sasaran yang diinginkan. Disisi lain industri percetakan yang merupakan industri jasa yang bersifat “job order”, pelakunya tidak hanya konsentrasi pada proses produksi untuk menghasilkan kualitas yang baik, akan tetapi juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan keinginan dan tuntutan pelanggan, diantaranya : kualitas produk yang baik, waktu penyerahan yang tepat dan harga yang murah/wajar. Oleh karena itu seseorang yang komited masuk didalam ranah industri percetakan, maka ia harus mampu untuk berdiri pada dua posisi yang sama beratnya, yaitu kaki kanan harus mampu mengerjakan/menyelesaikan proses produksi dengan out-put yang ditentukan sedangkan di kaki kiri harus mampu melayani serta mencukupi tuntutan dan keinginan pelanggan.
|
|
Tuesday, 17 January 2012 01:48 |
|
Telah terbit Majalah Grafika Indonesia Print Media Edisi 44. Dapatkan segera di toko-toko buku terdekat kota Anda :
1. TB Gunung Agung 38 Pusat
2. TB Gramedia Central Park
3. TB Gramedia Cinere
4. TB Gramedia Gandaria
5. TB Gramedia Cijantung
6. TB Gramedia Pintu Air
7. TB Gramedia PondokGede
8. TB Gramedia Gajah Mada
9. TB Gramedia Melawai
10.TB Gramedia Golden Truly
11.TB Gramedia Daan Mogot
12.Erlangga
13.Fresh Media
14.Kiki Kota Wisata
15,Tamini Square
Email :
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
,
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Telpon (021) 3926043,
SMS : 0812-888-11-831
|
|
Tuesday, 17 January 2012 00:28 |
|
Oleh : Indah Tjahjawulan
Tahun 2011 sudah dicanangkan oleh pemerintah Taiwan sebagai “Tahun Desain”. Sejumlah kegiatan sudah dirancang untuk diselenggarakan di seluruh kawasan Taiwan. Selama ini kita mengenal Taiwan melalui produk-produk industrinya, yang antara tahun 1960-1970-an turut meramaikan pasar Indonesia dengan produk-produk berlabel “made in Taiwan”. Bahkan sampai saat ini pun produk-produk elektronik “made in Taiwan” tetap eksis dan mampu bersaing dengan produk-produk sejenis berlabel “made in China” dan “made in Japan”. Produk-produk “made in Taiwan” dikenal dengan harganya yang bersaing dan kualitas yang cukup baik. Jika kita berbicara tentang produk, maka faktor desain tidak dapat dikesampingkan, karena desain merupakan faktor yang paling menentukan dari suatu produk. Dengan kata lain, desain merupakan komoditi. Pemerintah Taiwan sangat sadar akan hal ini dan sangat mendukung melalui program-program yang dirancang dengan sangat baik. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan pameran yang mengusung konsep desain. Pada tahun 2008 digelar pameran internasional industri budaya dan kreatif Taiwan di Taipei World Trade Center. Pameran ini menampilkan hasil karya terbaik dari bidang seni, kreativitas, dan budaya Taiwan yang telah menjadi komoditi. Jika Indonesia dan negara Barat menggunakan istilah Ekonomi Kreatif, maka Taiwan lebih menjurus lagi ke ranah seni dengan menggunakan istilah Ekonomi Estetis, untuk merujuk pada kegiatan-kegiatan di bidang industri kreatif.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |