Home
27
Dec
2018
Proses Coating Dalam Screen Printing

Proses Coating Dalam Screen Printing

Coating dalam bahasa Indonesia disebut pelapisan. Dalam percetakan, coating disebut sebagai proses finishing yang juga dapat meningkatkan sifat dari permukaan benda yang dilapisi. Material pelapis berupa cairan yang dilapiskan pada permukaan yang sudah dicetak dan kemudian menjadi keras karena proses kimia atau fisika. Dengan coating, permukaan tersebut dapat melindungi hasil cetak dari goresan, noda, sidik jari, cairan, suhu udara, panas, dan lain-lain sehingga hasil cetak dapat bertahan lebih lama.

Dalam dunia percetakan terdapat pula kertas coated. Apabila hasil coating diaplikasikan pada kertas maka hasilnya akan lebih optimal karena permukaannya tidak keras namun juga tidak mudah menyerap air. Biasanya hasil cetak akan memiliki efek glossy atau mengkilap, dan doff (redup) setelah diberi coatingCoating memiliki beberapa fungsi yaitu: ingin lanjut klik judul link diatas !

 

  • Perlindungan – Coating melindungi permukaan hasil cetak dari gesekan. Selain itu Coating juga menawarkan berbagai fungsi seperti penahan cairan dan lemak (barrier) dan tahan terhadap suhu tinggi (heat resistance).
  • Produktivitas – Coating dilakukan dapat dilakukan dengan mesin berkecpatan tinggi sehingga prosesnya bisa dilakukan lebih cepat
  • Penampilan – Coating dapat membuat hasil cetak yang lebih menarik perhatian
  • Keamanan – Coating dapat mencegah tinta berpindah (bermigrasi) dan nyaris tidak berbau (low odour)

Terdapat beberapa jenis coating, antara lain:

  1. Varnish

Varnish merupakan jenis coating yang berupa cairan yang dituangkan di atas permukaan kertas melalui sebuah tempat penintaan baik secara inline (langsung pada mesin cetak) atau offline. Dengan coatingmenggunakan varnish, kertas yang dicetak umumnya menjadi berwarna kuning.

  1. Laminating

Proses ini mungkin sudah  kita bahas pada artikel-artikel sebelumnya. Ternyata laminasi juga dikategorikan sebagai proses coatingmenggunakan lapisan berupa plastik yang transparan dan dilakukan menggunakan mesin laminating. Dengan laminasi, hasil cetak menjadi lebih awet dan terlihat lebih eksklusif.

  1. Aqueos Coating

Aqueos coating, seperti namanya, Aqua berarti air. Coating ini berbahan dasar air (water based) dan mudah kering. Tujuan dari coating ini adalah agak permukaan hasil cetak tidak mudah tergores. Jenis coating ini cukup ramah lingkungan jika dibandingkan jenis coating lainnya. Untuk mengaplikasikan aqueos coating pada media cetak, sebaiknya dilakukan pada kertas yang tidak terlalu tipis sehingga tidak melengkung, basah, ataupun berubah warna menjadi kuning dalam waktu yang cukup lama.

  1. UV Coating

UV Coating dilakukan dengan memberikan cairan bening yang dapat bereaksi langsung dengan sinar ultra violet. Dengan coating ini, kita dapat memiliih hasil akhir cetak yang kita inginkan, apakah kita menginkan hasil cetak yang glossydoff, ataupun satin.

Untuk anda yang menyukai hasil cetak yang memberikan kesan halus dan juga eksklusif serta elegan, coating dapat menjadi solusi untuk mewujudkan hasil cetak yang anda inginkan.

Coating dalam Screen printing

Sebelum anda memulai menyablon kaos atau apapun, anda perlu mempersiapkan film terlebih dahulu pada screen. Setelah film selesai anda buat, lalu proses berikutnya adalah anda afdruk film ke atas screen.

Proses afdruk screen ini menggunakan obat afdruk untuk menghasilkan efek stencil atau gambar yang berlubang. Melalui lubang inilah nantinya tinta akan turun. Sebelum melakukan afdruk, anda perlu  melakukan pemolesan pada screen atau coating. Yang perlu anda perhatikan adalah kondisi screen harus bersih dari kotoran ataupun sisa tinta.

Anda harus memiliki ruang gelap untuk dapat melakukan coating screen ini, karena obat emulsi  yang digunakan merupakan bahan yang peka terhadap cahaya. Anda cukup menggunakan bohlam berwarna merah atau kuning dengan watt yang paling kecil  karena warnanya yang tidak terlalu terang tidak mempengaruhi emulsi.

Kesalahan kecil pada proses coating akan berakibat fatal pada hasil akhirnya. Hasil coating yang buruk biasanya disebabkan lapisan emulsi yang tipis sehingga menjadikan gerigi atau SawTooth pada hasil print. Emulsi yang terlalu tipis juga menghasilkan pin hole atau lubang kecil-kecil

Cara melakukan coating yang baik adalah sebagai berikut:

Selengkapnya terdapat pada majalah cetak dan digital INDONESIA PRINT MEDIA edisi 85 Nov-Des 2018

Info :

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

WA : 0811808282