Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini10
mod_vvisit_counterKemarin124
mod_vvisit_counterMinggu ini502
mod_vvisit_counterMinggu lalu658
mod_vvisit_counterBulan ini2236
mod_vvisit_counterBulan lalu2324
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung4981
Kami Memiliki: 3 guests online
Home Fokus Berita
Pemahaman, Pengukuran, dan Reproduksinya dalam Dunia Grafika
Saturday, 17 December 2011 04:45

A.      Pemahaman tentang Warna

Grafika atau Cetak Mencetak merupakan salah satu industri yang sangat intensif terlibat dengan warna dan semua  permasalahannya. Warna dalam topik kita ini menyangkut apa yang dilihat oleh indera visual manusia yang sehari-hari dikenal dengan sebutan merah, hijau, biru dan sejenisnya.

Pelakui industri grafika berurusan dengan warna dari semenjak awal proses, mulai dari designing umpamanya memilih warna yang pas untuk cover  buku dengan segala pertimbangannya; lalu berlanjut ketahapan berikutnya yang harus mengontrol agar konsistensi warna tetap terpelihara ( antara lain waktu menyiapkan film / separasi CMY-K printer, menyiapkan tinta cetak dengan warna yang benar); sampai akhirnya ketahapan produksi massal yang harus menjamin bahwa warna cetakannya sama dengan model yang disetujui (design quality) maupun keseragaman warna dari seluruh batch produksi (conformance quality).

 
Dengan GOSS, LPQ Cetak Jutaan Kitab Suci Al-Qur’an
Saturday, 17 December 2011 04:14

LEMBAGA Percetakan Al-Qur’an yang secara operasional mulai berproduksi pada bulan Mei 2009, kini telah berhasil mencetak sekitar 1.500.000 kitab Al-Qur’an dalam Berbagai variasi. Seperti Mushaf Al-Qur’an Tafsir, Jus Amma dan Yasin, dengan produksi rata-rata 500.000 kitab pertahun.

Hal ini disampaikan oleh kepala LPQ, Bpk Drs HM.Samidin Nashir MM. Dalam acara cetak perdana Mushaf Al-Qur’an Keraton Hadiningrat Yogyakarta, yang diadakan pada bulan Agustus lalu dilokasi pabrik percetakan LPQ di kawasan Ciawi, Bogor , Jawa Barat.

 
Lovetory Trend Photobook Masa Kini
Friday, 16 December 2011 12:27

Eddy Kimas Presdir PrimaGraphiaEra Digital yang kini telah membudaya, membuat sebagaian besar masyarakat Indonesia terutama di perkotaan menjadi tidak asing lagi dengan berbagai produk  digital, seperti : camera digital, computer dan internet. Lebih jauh dari itu, masyarakat juga telah terbiasa menggunakan software pengolah photo untuk dimasukan ke situs online yang kini diperkirakan telah digunakan oleh hampir 2/3 dari penduduk perkotaan,atau sekitar 35% (94.500.000) dari penduduk Indonesia yang kini berjumlah sekitar 270.000.000 jiwa. Salah satu paradok yang terungkap dalam seminar yang mengulas photobook pada awal tahun ini di Jakarta menyatakan bahwa semakin mudah kita menampilkan gambar secara digital, akan semakin besar pula keinginan untuk melihatnya dalam bentuk cetak.