Yumpu

    

 

 

Polling

Dari mana Anda tahu website Indonesia Print Media ?
 
Home
16
Sep
2019
Printer Label Epson Menerapkan Standarisasi Material Yang Aman Untuk Makanan

Epson Indonesia beberapa waktu yang lalu mengumumkan bahwa tinta yang digunakan dalam mesin cetak label inkjet digital SurePress dan printer label warna telah sesuai dengan peraturan Bahan Kontak Makanan(Food Contact Materials) untuk tinta cetak kemasan makanan.

Peraturan tersebut mencakup kerangka Peraturan UE (EC) No. 1935/2004, Peraturan Praktik Pembuatan yang Baik (GMP) (EC) No. 2023/2006, Peraturan Tindakan Implementasi Plastik (UE) 10/2011 dan termasuk dalam Undang-undang Swiss (RS 817.023. 21) tentang Bahan Kontak Makanan untuk tinta cetak kemasan makanan.

Kemasan makanan adalah salah satu segmen industri cetak yang paling diatur. Rantai nilai cetak perlu mempertimbangkan peraturan baru - terutama di Eropa dan Asia - dan secara bersamaan menyesuaikan dengan prioritas di luar keselamatan.

 
15
Sep
2019
Jangan Lewatkan !!! PACKPRINT INT 2019

Titik fokus untuk prospek bisnis yang lebih besar, memperoleh wawasan dan transaksi bisnis yang sukses

Sebuah kolaborasi bersama antara Asosiasi Pengemasan Thailand, Asosiasi Percetakan Thailand dan Messe Duesseldorf Asia, PACK dua tahunan INTERNASIONAL membuat debutnya yang sukses di Bangkok, Thailand pada 2007. Pameran ini, dirancang untuk mencerminkan jalur evolusi pasar yang didorong oleh kebutuhan baru, persaingan , teknologi, saluran dan perkembangan lainnya, saat ini adalah pameran terbesar dan terpenting di Asia Tenggara untuk sektor pengemasan dan pencetakan.

Dengan tema 2019, Membentuk masa depan pengemasan dan pencetakan di Asia, pameran yang didorong oleh drupa pameran dagang sektor terkemuka dan antar kemasan oleh Grup Messe Düsseldorf di Jerman, akan melihat inovasi pengemasan dan pencetakan global disiapkan oleh lebih dari 300 perusahaan terkemuka dari 25 negara. Diselaraskan dengan tren dan pergerakan industri, edisi ke-7 dari Pameran Pengemasan dan Pencetakan Internasional untuk Asia, juga akan ...

 
10
Sep
2019
Kornit Luncurkan Avalanche Poly Pro Industrial Polyester Printer

Kornit Digital (Rosh Ha'Ayin, Israel), pemimpin pasar global dalam pencetakan tekstil digital, telah meluncurkan "mengubah permainan" nya Kornit NeoPoly Technology, mencirikannya sebagai "proses industri digital pertama di industri pencetakan pada polyester berkualitas tinggi. Polyester secara keseluruhan menjadi kategori terbesar kedua di pasar T-shirt, serta sangat populer di sektor 'pakaian olahraga' dan atletik. Saat ini, polyester biasanya dicetak oleh teknologi analog yang tantangan utama adalah teknologi, biaya, dan keberlanjutan.

Teknologi Kornit NeoPoly mengatasi tantangan ini dengan proses baru dan rangkaian tinta yang diimplementasikan dalam proses NeoPigment Kornit yang terkenal. Proses baru Kornit menangani aplikasi polyester tanpa mengorbankan desain, ukuran lari, substrat, atau tenaga kerja, "tambah perusahaan. Teknologi tersebut memiliki ... 

 
10
Sep
2019
GWI Siapkan Pasokan Binding Spiral Kalender 2020

Dalam rangka mendukung ketersediaan beragam bahan binding spiral yang berkualitas, mudah diperoleh dan harga bersaing, Golden Wire Indonesia  (GWI) memproduksi  berbagai jenis binding spiral, seperti KITARO untuk kualitas menengah serta GOLDEN WIRE untuk kualitas premium.  Demikian disampaikan Direktur GWI Bapak Fanji Lukito kepada media.

Kebutuhan konsumen akan  kalender  tahun 2020 diprediksi akan meningkat, dengan angka mendekati 100-an juta. Hal ini  dikarenakan  kalender masih diperlukan  sebagian besar masyarakat sebagai penanda tanggal sekaligus sebagai hiasan  yang  dipajang hampir  di setiap ruang  tempat tinggalnya, seperti di ruang tamu, ruang makan, ruang kerja, bahkan di kamar tidur. 

Apalagi  pada tahun 2020 akan diselenggarakan  Pilkada serentak di 270 daerah, yang terdiri dari ; 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak 2020 sebenarnya diikuti 269 daerah, namun menjadi 270 karena terdapat tambahan  Pilkada Kota Makassar yang  diulang pelaksanaannya, karena pada Pilkada Serentak 2018 dimenangkan kotak kosong.

 
10
Sep
2019
PRODUKTIF VS SIBUK

Oleh : Kikie Nurcholik – Waketum III – Komunitas Printing Indonesia (KOPI)

Kata banyak orang, “kalau mau sukses, harus produktif,” dan “kalau mau produktif, harus kerja keras.”.  Kerja keras hampir selalu identik dengan kesibukan yang super padat, telepon genggam yang selalu berdering setiap saat, dan mengerjakan setumpuk dokumen yang tak kunjung selesai. Benarkah demikian?

Saya melihat bahwa ada perbedaan antara sibuk dengan produktif. Seseorang yang sibuk biasanya dianggap sebagai pekerja yang produktif. Padahal, kalau kita jeli melihat, seseorang bisa saja sangat sibuk, namun tidak produktif. di mana bedanya? Bagi saya, produktif adalah ketika kita mengerjakan sesuatu yang menciptakan nilai (value). Nilai di sini bisa berupa manfaat, uang, makna, dan hasil positif lainnya. Sementara sibuk akan selalu menghabiskan waktu, tenaga, dan upaya, namun tidak selalu menciptakan nilai, makna, manfaat, ataupun uang.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 107

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!