Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini871
mod_vvisit_counterKemarin1344
mod_vvisit_counterMinggu ini6782
mod_vvisit_counterMinggu lalu9213
mod_vvisit_counterBulan ini30167
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1326183
Kami Memiliki: 49 guests online

Home Kertas
Kertas
SWIVELCARD Kartu Nama Pintar Berkoneksi USB

Connected paper atau kertas ‘terkoneksi’ adalah teknologi menarik yang sangat inovatif jika diaplikasikan dengan tepat. Teknologi tersebut menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan jasa cetak di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pendapatan saat persaingan semakin ketat saat ini.

Motorola telah berupaya mengembangkannya untuk packaging, label dan poster. Seorang developer asal Washington, Andrew DePaula, pertengahan tahun lalu telah menemukan dan meluncurkan swivelCard. Sekilas swivelCard terlihat seperti kartu nama (business card) biasa.Uniknya swivelCard juga dapat difungsikan  sebagai drive USB yang bisa di-update, walaupun swivelCard tersebut telah kita berikan ke orang lain.

 
Filler sebagai Bahan Pelapis Media Cetak

Print Media Indonesia, Material pendukung lain dalam proses pembuatan kertas adalah filler yang berfungsi untuk meningkatkan hasil yield kertas, meningkatkan kehalusan permukaan kertas dan memperbaiki sifat kertas lainnya. Jenis filler yang biasa digunakan adalah calcium carbonate dan clay. Dalam aplikasinya terdapat dua metode  penggunaan filler dalam  proses pembuatan kertas. Metode pertama, filler dicampur bersamaan dengan bubur kertas sehingga filler berada diantara serat-serat kertas. Pada kondisi ini filler menutupi sebagian pori-pori serat kertas yang berfungsi menaikkan kekuatan kertas secara umum. Meskipun demikian, penggunaan   filler secara  berlebihan dapat merusak jalinan serat-serat kertas sehingga kertas menjadi rapuh karena filler memotong ikatan seratyang  satu dengan serat lainnya. Filler merupakan jenis pewarna yang paling banyak digunakan dalam proses pembuatan kertas.

 
STIKER Jenis & Fungsinya

Stiker atau label banyak digunakan pada  berbagai industri,seperti :produk makanan, obat-obatan, shampo, krim kulit, pembalut wanita, popok bayi, serta  industri motor dan mobil. Beragamnya industri pengguna  stiker atau label mendorong industri label untuk dapat memenuhi tuntutan kualitas dari berbagai  jenis industri tersebut. Setiap segmen industri pengguna  stiker atau label memiliki standar kualitas yang spesifik sesuai dengan aplikasi dari label atau stiker tersebut.

 
Kemasan dan Fungsinya

Pesatnya pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang seiring dengan laju perekonomian negara-negara maju mendorong setiap individu mengubah gaya hidup dan aktivitas  sehari-harimereka, terutama di kota-kota besar. Sebagai contoh pada aktivitas  sarapan pagi,  biasanya dilakukan di rumah sebelum berangkat ke tempat kerja.Tetapi,semakin padatnya lalu lintas menyebabkan waktu tempuhketempat kerja menjadi lebih lama. Agar tidak terlambat, jadwal  berangkat harus lebih pagi sehingga menghilangkan waktu aktivitas sarapan pagi di rumah. Akibatnya,   banyak yang melakukan aktivitas sarapan pagi dengan cara membelimakanan, terutama makanan siap saji/fast food,  dan langsung memakannya selama perjalanan menuju kantor. Sehingga,  saat ini sarapan pagi denganmenufast food sudah menjadi budayasebagian besar warga  kota metropolitan. Fast food pada umumnya menggunakan  kemasan yang mudah dan nyaman  dibawake mana-mana.Hal ini menyebabkan meningkatnya penggunaan kemasan. Selain itu, menjamurnya pasar swalayan yang lebih banyak menggunakan kemasan sintetis semakin meningkatkan  pemakaian kemasan dalam kehidupan manusia.

 
Kualifikasi Karton Box

Karton box adalah kemasan berbahan baku kertas dengan kandunganbahan daur ulang paling tinggi di antarajenis kemasan lainnya. Sekitar 75% karton box yang diproduksi  di seluruh dunia menggunakan bahan baku dengan kandungan  bahan daur ulang antara 70–100%. Resesi ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika saat ini menyebabkan penurunan daya beli masyarakat di kedua benua tersebut sehingga peredaran produk ekonomi yang menggunakan karton box secara kuantiti juga berkurang. Hal ini  mengakibatkan berkurangnya secara signifikanbahan baku daur ulang untuk memproduksi kertas karton.

Data asosiasi kemasan karton Eropa menunjukan bahwa kualitas bahan baku untuk produksi karton box di Eropa sudah sama dengan kualitas bahan baku di Asia.Hal ini disebabkan membanjirnya produkekonomi  dari Asia ke Eropa. Teknologi produksi kertas dengan bahan baku daur ulangsaat ini  sudah memungkinkan untuk mendapatkan kualitas kertas kemasanhampir setaradengan kertas kemasan berbahan baku tumbuhan. Hal ini terus dikembangkan agar produksi kertas industri tidak lagi menjadi salah satu penyebab kerusakan hutan yang telah berlangsung selama  beberapa dasawarsa.

 
Kemasan Kertas untuk Makanan

Perkembangan teknologi pembuatan material kemasankertassaat ini belum bisa memenuhi tuntutan akan  pelestarian lingkungan yang banyak diidam-idamkan masyarakat dunia. Teknologipembuatan material kemasan masihdilakukan dengan mengandalkan dan  mengeksploitasi sumber daya alam daridalam bumi maupun yang tumbuh diatasnya. Pelestarian lingkungan yang dimaksud tidak hanya berhubungan dengan bagaimana mendapatkan sumber materialbahan baku kemasan, tetapijuga mencakupbagaimana material tersebut  dapat didaur ulang dengan mudah tanpa harus mengeluarkan energiekstra,sehingga tidak membebani sumber daya alam lainseperti minyak bumi dan sumber daya energi lainnya.

 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2