Visitor

 

Sosial Media

Home
20
Oct
2021
Serie Edukasi Mengenal Raster Image Processing (RIP)

Pengembangan Kurikulum untuk Desain Grafis berkembang dengan seiring perkembangan Teknologi.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pedidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, melalui Dirjen Vokasi dan Direktorat SMK, selalu berusaha melakukan pengembangan, ditandai dengan diluncurkannya program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) pada tahun ini, sebagai Langkah awal dalam pengembangan kurikulum smk.

Mencermati perkembangan yang ada, dan banyaknya smk yang minta masukkan, terkait sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan yang ada di Industri, masih ada hal yang terlewat dan perlu di beri pembekalan bagi siswa kejuruan untuk jurusan (Kompetensi Keahlian) yang terkait, berupa pembekalan minimal pengenalan mengenai Raster Image Processor Processing (RIP).

Perkembangan Teknologi dan tuntutan hasil printing yang ...

berkualitas juga tuntutan aplikasi yang beragam, tidak hanya cetak poster diatas media datar, tetapi juga beragam media serta tuntutan flexibilitas yang sangat tinggi. Disini peran Pemrosesan Gambar Raster (RIP) mutlak dibutuhkan.

Dua Puluh tahun yang lalu saat ketepatan warna mulai dibutuhkan dalam industri Printing, RIP ini muncul, masih berupa Perangkat Keras (Hardware) yang mana harganya masih sangat mahal, makanya saat ini masih disebut Raster Image Processor, karena memang saat itu Komputer tentunya masih belum secanggih saat ini.

Sekarang ini RIP sudah lebih banyak dalam bentuk Perangkat Lunak (Software), sehingga sudah mudah lebih di operasikan dan dengan harga yang lebih terjangkau.

Banyak Vendor menawarkan aplikasi RIP ini, banyak pilihan dan tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kita.  

Pada Prinsipnya RIP Software ini memproses file gambar kita yang berasal dari bermacam format sperti PDF, JPEG, TIFF dan lain sebagainya menjadi file yang siap untuk di cetak oleh Printer kita sesuai dengan target dan tujuan kita, pemrosesan yang terjadi dalam RIP software ini tentunya disesuaikan dengan napa yang ingin kita cetak. Pemrosesan ini akan kita bahas lebih dalam, dalam edisi Printmedia berikutnya.

SMK sudah bisa menyiapkan siswanya mengerti apa itu RIP melalui aplikasi yang bisa disiapkan dengan mensimulasikannya dalam suatu produksi.

Salah satu contoh yang menurut saya menarik untuk disimak dalam kurikulum SMK, adalah banyak membahas tentang bentuk gambar berbasis Vektor dan Gambar berbentuk Bitmap, walaupun mempunyai kesamaan arti, tentunya istilah BITMAP bisa memberikan arti yang berbeda dan jarang dipergunakan dalam praktek keseharian di Industri. 

Kami tentunya sangat mengharapkankan dapat memberikan banyak masukkan kepada pengembang kurikulum SMK tertutama untuk Desain Grafis, Multimedia dan DKV, dalam menyiapkan peserta didiknya agar benar-benar siap terjun ke industri dan mampu mandiri dalam arti enterprenuer, apabila memungkinkan, yang mana mereka mendapatkan  pengetahuan dan skill yang cukup dari pembelajaran di sekolah. @rdmuliadi

Selengkapnya terdapat pada majalah cetak & digital INDONESIA PRINT MEDIA edisi 102 Sept-Okt 2021

Info : 0811808282