Visitor

 

Sosial Media

Home Jendela Berita CATATAN AKHIR TAHUN 2020
22
Jan
2021
CATATAN AKHIR TAHUN 2020

Kikie Nurcholik Ketua I - Komunitas Printing Indonesia – KopiGrafika

Setiap akhir tahun,  hampir setiap kita melakukan refleksi kegiatan yang sudah dijalani dan program apa yang akan dilakukan pada tahun berikutnya. Menjalani aktivitas selama tahun 2020 Versi ‘The NewNormal’ saat ini, selalu ada hal baik yang bisa diambil pelajaran dan dinikmati. Karena Pandemi Covid-19 yang mensyaratkan untuk lebih banyak di rumah saja, saya berusaha melihatnya dari sisi yang konstruktif, yaitu peluang untuk memiliki lebih banyak waktu di rumah, sejak pertengahan Maret jam kerja diberlakukan secara  ‘Work From Home’ secara selang-seling. Intinya pekerjaan tetap dilakukan di kantor, dengan aturan dan protokol kerja yang ditetapkan pemerintah, tapi bisa juga dimanage sebagian dan dikerjakan dari rumah.

Trend 2020 - WFH / WFO- Melaksanakan ritme pekerjaan secara work from home dan work from office (normal), inilah perubahan irama pekerjaan selama masa pandemic covid-19. Setiap bidang pekerjaan tentu memiliki tantangannya masing-masing. Demikian juga dengan bidang pekerjaan saya, yang bergelut dengan perkembangan bisnis cetak, target market serta ritme penjualan yang selalu harus naik di situasi apapun...

Semenjak diberlakukan jadwal On/Off, sehari masuk kantor dan bekerja seperti biasa dan sehari tidak berkantor. Jadi secara official, sebenarnya kantor tetap melaksanakan operasional dan layanan secara normal, hanya saja personilnya yang bergantian masuk, untuk beberapa pekerjaan teknis di lapangan juga harus di sesuaikan. Demi keamanan dan keselamatan bersama, pekerjaan yang sekiranya berada di lokasi zona merah karena Covid, kami lakukan secara daring dengan prosedur yang berbeda dari biasanya.

Sedangkan saat work from home adalah melanjutkan atau menyelesaikan pekerjaan yang di kantor , pekerjaan yang sifatnya administratif dan belum selesai di kantor, bisa dilanjutkan dari rumah. Kondisi ini kerap kali butuh koordinasi dengan tim secara daring juga.

Syukur alhamdullillah, kita tetap menjalani masa-masa berat dan sulit itu dengan ketangguhan masing masing.

Kendati ada ratusan ribu anak bangsa ini yang pada akhirnya tetap terpapar Covid-19. Banyak di antara mereka yang kembali sehat atau negatif setelah menjalani karantina dan isolasi, tidak sedikit pula jumlah yang meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol penanganan jenazah pasien Covid-19.

Setelah terpukul sedemikian hebat, dalam NewNormal  pemerintah mulai melonggarkan aturan. Unit-unit usaha rakyat kembali diizinkan beroperasi, secara berangsur-angsur, tetapi masyarakat tetap diminta untuk tetap berada di rumah, menghindari kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan.

Lantaran masih banyak aktivitas yang belum normal dan ekonomi masyarakat belum pulih, unit-unit usaha perekonomian pun tidak dapat berjalan dengan baik, seperti sebelum diberlakukan PSBB. Realitas ini masih ditemukan hingga sekarang. Tak pelak daya beli masyarakat jadi rendah, karena sebagiannya tidak punya uang seperti jumlah biasanya,  Uang tak didapat karena tak ada usaha atau pekerjaan yang rutin dilakukan, hal ini terjadi khususnya bagi pelaku usaha yang berbasis ekonomi mikro, demikian juga dengan pekerja institusi yang harus rela mendapatkan “hanya” separuh penghasilan mereka dalam setiap bulannya karena memang mereka lakukan separuh kegiatan kerja kantor hanya separuh bulan.

Tetapi, Harapan selalu memiliki tempatnya, maka kemudian saat ini sangat mudah bagi siapapun untuk “bertemu” tak hanya sekedar Video Call, bahkan Rapat besar dapat dilakukan dengan fasilitas Zoom Meeting, Google Meet, Mirosoft Office Meeting,  Company Portal, bahkan Seminar Online (Webinar) serta diskusi lainnya dapat dilakukan secara daring... dan mudah..!! tanpa repot harus keluarkan biaya transportasi, bermacet macet ria, membayar tiket parkir bahkan tanpa perlu mengisi E Toll atau Top Up Uang Plastik,  Hanya dengan jaringan Internet atau Pulsa yang biasa kita gunakan sehari hari,  hampir seluruh aktifitas ‘pertemuan’ dapat dijalankan  dengan ‘sedikit biaya’ dan dilakukan di rumah saja....

Kini, masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya juga tidak bisa leluasa lantaran ada aturan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sanksi menanti bagi para pelanggar seperti melakukan kerja sosial dengan memakai rompi khusus bertuliskan ‘pelanggar protokol kesehatan’. Ada juga menandatangani surat pernyataan, membayar denda, sanksi pidana, dan ancaman penutupan usaha.

Matahari terakhir tahun 2020, insya Allah akan terbenam pada Kamis, 31 Desember 2020 nanti, Sementara pada Jumat, 1 Januari fajar perdana tahun 2021 akan terbit di ufuk timur.

Semoga ini menjadi pertanda baik, kehidupan masyarakat kita, masyarakat grafika Indonesia khususnya, umat manusia pada umumnya, bertolak menuju ke arah yang lebih baik dan siap kembali menangguk harapan yang sempat tertunda di tahun 2020

“Selamat Tinggal tahun berat dan duka…, dan Selamat Datang Tahun Penuh Harapan”

Selengkapnya terdapat pada majalah cetak dan on line INDONESIA PRINT MEDIA edisi 98 Jan-Feb 2021.

.........................

Info WA : +62 811808282

 

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!