Home Pendidikan
Pendidikan
Dunia Printing Komersial

Oleh : Herman J. Kesumahadi

Printing yang kita tahu saat ini sudah jauh sangat berkembang dibandingkan dengan asal mulanya yang pada awalnya semua dijalankan dengan cara sangat-sangat manual dengan bahan baku seadanya. Proses printing pada awalnya dibutuhkan untuk membuat pamflet/brosur, surat kabar dan buku. Pada saat itu, jika ada packaging suatu produk yang menggunakan elemen printing biasanya hanya sebatas label kertas yang direkatkan ataupun dimasukkan kedalam kemasan tersebut. Atau cetak sablon pada kemasan tersebut.

Commercial printing pada era abad 21 ini tetap berkembang sejalan dengan kemajuan jaman, walaupun banyak orang berasumsi bahwa Commercial Printing sudah mencapai titik jenuh, dan sejak era digital berkembang pesat di akhir abad 20, banyak produk Commercial printing yang tergantikan, seperti surat kabar dan majalah yang sekarang bias dibaca dengan menggunakan handphone, tablet ataupun computer. Disusul dengan brosur digital, online shop, dan lain sebagainya.

 
Printer Label Epson Menerapkan Standarisasi Material Yang Aman Untuk Makanan

Epson Indonesia beberapa waktu yang lalu mengumumkan bahwa tinta yang digunakan dalam mesin cetak label inkjet digital SurePress dan printer label warna telah sesuai dengan peraturan Bahan Kontak Makanan(Food Contact Materials) untuk tinta cetak kemasan makanan.

Peraturan tersebut mencakup kerangka Peraturan UE (EC) No. 1935/2004, Peraturan Praktik Pembuatan yang Baik (GMP) (EC) No. 2023/2006, Peraturan Tindakan Implementasi Plastik (UE) 10/2011 dan termasuk dalam Undang-undang Swiss (RS 817.023. 21) tentang Bahan Kontak Makanan untuk tinta cetak kemasan makanan.

Kemasan makanan adalah salah satu segmen industri cetak yang paling diatur. Rantai nilai cetak perlu mempertimbangkan peraturan baru - terutama di Eropa dan Asia - dan secara bersamaan menyesuaikan dengan prioritas di luar keselamatan.

 
Tecnau’s high-tech products work in synergy with the green economy

Tecnau’s high-tech products work in synergy with the green economy

In recent years, increasing investments have been made in new digital printing and finishing technologies, mainly aimed at improving efficiency and increasing productivity. However, a renewed attention and sensitivity towards environmental sustainability issues is evident in all the phases of the manufacturing process, ranging from the choice of technologies to be selected for production, to electrical consumption, methods of providing technical support remotely and reducing paper waste.

The new solutions brought to the market by Tecnau show interesting implications in these areas that can be classified into four macro-categories: Flexible and automated Print On Demand (POD) systems for streamlining production, Implementation of advanced IoT (Internet of Things) technologies. Reduction of energy consumption. Development of intelligent interfaces with printing systems.

 

 
Proses Transfer Desain Menggunakan Water Decal

Proses Transfer Desain Menggunakan Water Decal

PRINT MEDIA, Edisi 88 Mei-Juni 2019. Gelaran pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2019 digelar di JI Expo Kemayoran mulai tanggal 25 April hingga 5 Mei 2019. Pameran yang menghadirkan pabrikan-pabrikan otomotif terkenal ini selalu ramai dihadiri pengunjung.

Diantara puluhan pabrikan otomotif yang memamerkan produk motor mereka, terselip satu pemain digital printing yang namanya sudah cukup dikenal yakni Ronita Digital Printing. Ronita menghadirkan beberapa hasil karya yang menarik khususnya bagaimana printing diatas sepeda motor menggunakan teknik Water Decal. Water Decal adalah ... lanjut ? Klik judul link di atas

 

 
Epson Luncurkan Printer Monna Lisa Evo Tre untuk Industri Menengah Atas

Epson Luncurkan Printer Monna Lisa Evo Tre untuk Industri Menengah Atas

PRINT MEDIA Edisi 88 Mei-Juni 2019 “Keunggulan dari Monna Lisa Evo Tre, yang merupakan generasi ketiga dari jajaran printer tekstil yang bisa ditawarkan oleh Epson, adalah kemampuannya untuk mencetak pada semua jenis kain dengan kualitas tinggi. Kami berharap produk ini dapat merevolusi industri percetakan, sekaligus memberikan cost efficient berkat proses cetak dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan sablon tradisional,” tutur James Lim, selaku Senior Manager Regional untuk Printer Komersil dan Industri, Epson Singapura.

Ditambahkan, Epson Indonesia memperkenalkan Monna Lisa Evo Tre, pada Kamis (28/3) di Grand Mercure Kemayoran Jakarta. Mesin baru ini, berbeda dari printer tekstil sebelumnya, kali ini Epson memberikan printer yang mencakup segala kebutuhan untuk printing secara digital, terutama di indsutri tekstil untuk kebutuhan produksi yang banyak dan cepat. Lanjut ? Klik judul link di atas

 
Workshop Printing Kreatif di SMKN 9 Bandung

Workshop Printing Kreatif di SMKN 9 Bandung

Pada tanggal 10-11 April 2019 kemarin, tim AXC(APKOMINDO eXcellent Center) mendapat undangan untuk menghadiri event Creative Edu Job Fair yang digelar oleh SMKN 9 Bandung. Acara dengan konsep pameran ini diikuti oleh puluhan perwakilan dari Universitas, Sekolah Tinggi dan perwakilan dari Dunia Usaha Dunia Industri(DUDI).

Dalam usaha untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian generasi muda dalam kewirausahaan, tim AXC mendapat kehormatan untuk mengadakan pelatihan atau workshop bagi peserta didik SMKN 9 Bandung dari jurusan Desain Komunikasi Visual(DKV). Workshop ini diadakan pada tanggal 10 April 2019.

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!